Kloning molekuler

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Diagram kloning molekuler menggunakan bakteri dan plasmid.

Kloning molekuler adalah serangkaian metode eksperimental dalam biologi molekuler yang digunakan untuk mengumpulkan DNA rekombinan dan untuk mengarahkan replikasi mereka dalam organisme inang.[1]

Penggunaan kata kloning mengacu pada fakta bahwa metode ini melibatkan replikasi satu molekul untuk menghasilkan populasi sel dengan molekul DNA identik. Kloning molekuler umumnya menggunakan sekuens DNA dari dua organisme yang berbeda: spesies yang merupakan sumber DNA untuk dikloning, dan spesies yang akan berfungsi sebagai inang hidup untuk replikasi DNA rekombinan. Metode kloning molekuler adalah pusat dari banyak bidang dalam biologi dan kedokteran modern kontemporer.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Watson JD (2007). Recombinant DNA: genes and genomes: a short course. San Francisco: W.H. Freeman. ISBN 978-0-7167-2866-5. 
  2. ^ Patten CL, Glick BR, Pasternak J (2009). Molecular Biotechnology: Principles and Applications of Recombinant DNA. Washington, D.C: ASM Press. ISBN 978-1-55581-498-4.